petruk jadi raja
petruk mengenang, bagaimana ia sampai menjadi raja.
aLkisah, tuannya, abimanyu menderita sakit. abimanyu adaLah perantara, yang nantinya akan mewariskan dampar (tahta) paLasara, pendiri astina, kepada parikesit, anaknya. bersamaan dengan sakitnya, pergiLah ketiga wahyu yang dimiLikinya, yakni wahyu maningrat, yang menyebarkan benih keratuan, wahyu cakraningrat, yang menjaga keberadaannya sebagai ratu, dan wahyu widayat, yang meLestarikan hidupnya sebagai ratu.
ketiga wahyu itu kemudian hinggap pada diri petruk. ia pun akhirnya dapat menjadi raja di negara yang dinamainya Lojitengara. ia menggeLari dirinya prabu weL-geduweL beh!. untuk kukuh menjadi raja, ternyata ia membutuhkan damper kerajaan astina, warisan paLasara. petruk memerintahkan kepada kedua patihnya, bayutinaya—titisan anoman—dan wisandhanu—titisan wisanggeni, anak arjuna--, untuk mencuri tahta paLasara itu.
kedua utusan itu berhasiL membawa puLang tahta tersebut. prabu weL-geduweL beh mencoba duduk di atasnya. begitu duduk, ia pun terjungkaL. ia coba Lagi beruLangkaLi. sang prabu akhirnya menyerah dan memperoLeh bisikan meLaLui penasihat kerajaan bahwa supaya tidak terjungkaL, ia harus memperoLeh boneka yang bisa diLiLing (diLihat dan ditimang).
petruk kembaLi menyuruh kedua utusannya, bayutinaya dan wisandhanu untuk mencari boneka yang dimaksud. tanpa memperoLeh rintangan yang berarti, kedua utusannya berhasiL membawa boneka itu yang tak Lain adaLah abimanyu yang sedang sakit.
ketika dipangku prabu weL-geduweL beh, abimanyu sembuh.
dan abimanyu berkata, "kamu takkan bisa menduduki tahta itu, jika kamu tidak memangku aku".
"pada saat ituLah saya mengaLami, bahwa saya ini hanyaLah kawuLa. dan saya sadar, saya akan tetap tinggaL sebagai kawuLa, tak mungkinLah saya bisa duduk sebagai raja. tugas saya hanyaLah memangku raja, agar ia dapat menduduki tahtanya. tuanku abimanyu dapat duduk di tahta raja karena saya memangkunya. jadi raja itu takkan bisa menjadi raja, kaLau tidak dipangku kawuLa, rakyat jeLata seperti saya ini", kata petruk sambiL memandang tanah datar di hadapannya.
duLu petruk tidak tahu, mengapa ketiga wahyu itu pergi meninggaLkan tuannya dan hinggap padanya. sekarang ia paham, wahyu sebenarnya hanya pergi untuk sementara. ia pergi hanya untuk nitik, menengok siapakah yang memangku orang yang kedunungan (dihinggapi) wahyu. wahyu itu tidak asaL hinggap. dia akan hinggap pada orang yang Layak dihinggapi, dan orang yang Layak itu harusLah orang yang dipangku petruk, sang rakyat dan sang kawuLa ini. maka seteLah tahu, bahwa petrukLah yang memangku abimanyu, wahyu itupun berhenti menitik dan ketiganya kembaLi kapada abimanyu.
di hadapan tanah datar itu, pikiran petruk meLayang Lagi. ia sedih mengingat gugurnya abimanyu daLam perang bharata yudha. petrukLah yang menggendong jenazah abimanyu. petruk puLa yang membakar mayat abimanyu menuju aLam mokshaya. "saya ini hanyaLah rakyat. betapa pun hinanya diri saya, hanya saya yang bisa mengantarkan sang raja menuju aLam kesempurnaannya. sampai ke moksha pun, raja itu bergantung pada kawuLa. hanya rakyatLah yang dapat menyempurnakan hidup raja, bahkan ketiak ia berhadapan dengan akhiratnya", ujar petruk.
"memang, kawuLa, sang rakyat ini ada sepanjang zaman. sementara raja itu tidakLah abadi. ia bertahta hanya daLam masa tertentu. ketika masa itu Lewat, ia harus turun atau binasa. sementara rakyat terus ada. buktinya, saya ini ada di sepanjang zaman. menjadi punakawan, hamba yang menemani penguasa dari masa ke masa, sampai hari ini. kawuLa iku ana tanpa wates, ratu kuwi anane mung winates ( rakyat itu ada tanpa batas, sedangkan raja itu ada secara terbatas)", kata petruk
petruk makin menyadari, siapa diri rakyat itu sebenarnya. hanyaLah rakyat yang dapat membantu penguasa untuk menuLiskan sejarahnya. "maka seharusnya penguasa itu menghargai kawuLa. penguasa itu harus berkorban demi kawuLa, tidak maLah ngrayah uripe kawuLa (menjarah hidup rakyat). kwasa iku kudu ana LeLabuhane (kuasa itu harus mau berkorban). kuasa itu bahkan hanyaLah sarana buat LeLabuhan, kendati ia masih berkuasa, ia tidak akan di-petung (dianggap) oLeh rakyat. raja itu bukan raja Lagi , kaLau sudah ditinggaL kawuLa. siapa yang dapat memangkunya, agar ia bisa menduduki tahta, kaLau bukan rakyat? raja yang tidak dipangku rakyat adaLah raja yang koncatan (ditinggaLkan) wahyu," kata petruk.
tapi ki petruk, mengapa banyak penguasa yang tak memperhatikan kawuLa,menginjak-injak dan menghina kawuLa, toh tetap dapat duduk di tahtanya?
"daLam pewayangan pun ada penguasa yang tak dipangku rakyat seperti saya. dia adaLah dasamuka yang LaLim. dia adaLah duryudana yang serakah. seperti haLnya hanya ada satu tahta paLasara, demikian puLa hanya ada satu tahta rakyat. duryudana berkuasa, tapi tak pernah berhasiL menduduki tahta paLasara. banyak penguasa berkuasa, tapi mereka sebenarnya tidak bertahta di dampar yang sebenarnya, yakni dampar rakyat ini", jawab petruk.
tiba-tiba petruk mendengar, tanah datar di hadapannya itu bersenandung. makin Lama semakin keras bahkan menjadi senandung panitisastra: duLu tanah itu adaLah hutan Lebat yang bersinga. singa biLang, kaLau hutan tak kujaga tentu ia akan dibabat habis oLeh manusia. dan hutan biLang, kaLau singa tak kunaungi dan pergi dariku, pasti ia akan ditangkap oLeh manusia. akhirnya singa dan hutan sama-sama binasa. singa yang tak berhutan dibunuh manusia, hutan yang tak bersinga dibabat manusia….
"raja dan rakyat harus wengku-winengku (saLing memangku), rangkuL-merangkuL, seperti singa dan hutan, seperti abimanyu dan petruk", kata ki petruk menyenandung tembang panitisastra.
petruk dukun (ki hadi sugito)
aLkisah, suatu ketika semua senjata di kerajaan amarta, tempatnya para pandawa, mendadak raib tanpa bekas. sudah dicari kemana-mana tidak juga ditemukan. sampai akhirnya mereka meminta bantuan kepada saudara mereka, yakni para kurawa.
kurawa, atas pengaruh durna, bukannya membantu maLah menganggap keadaan ini sebagai kesempatan untuk menyerang pandawa. maka disusunLah rencana penyerangan. meskipun pandawa menjadi sakti karena persenjataan yang dimiLiki, namun banyak puLa ksatria amarta yang sakti meski tanpa senjata, misaLnya antasena dan antareja dengan kekuatannya. karenanya perLu dipersiapkan kekuatan secara fisik untuk menghadapi pandawa.
di tengah persiapan penyerangan itu, di negara Lain yang bernama cundorante, sedang terjadi bencana penyakit parah. berbagai cara teLah dicari, dan akhirnya diketahui bahwa bencana tersebut dapat dihiLangkan dengan penyerahan tumbaL. maka dikirimLah 2 jin, pesatnyowo dan sambernyowo, sebagai utusan untuk mencari tumbaL yang dimaksud, yakni durna dan patih sengkuni dari astina.
durna dan sengkuni yang sedang menyiapkan pasukan kurawa di hutan kurumanggoLo, berhasiL dicuLik oLeh 2 utusan cundorante. gegerLah kurawa, karena tanpa kedua wayang itu mereka akan Lemah.
eswatama, anak dari durna, meminta bantuan kepada adipati karna. segera adipati karna berhasiL mengejar kedua jin dan berhasiL mendesak mereka. karena hampir kaLah, jin meminta bantuan uLar besar bernama nogorangsang, yang kemudian berhasiL membuat buta kedua mata adipati karna.
daLam keadaan buta, adipati karna ditoLong oLeh baLadewa dan dibawa ke kresna untuk diobati. mereka berjaLan meLewati Lembah dan gunung untuk ke tempat kresna.
sementara arjuna yang sedang bertapa daLam rangka mencari senjata pandawa yang hiLang, mendengar rintihan sengkuni yang dibawa Lari oLeh jin pesatnyowo. segera dia gunakan minyak jayengkaton pemberian ayahnya. dengan mengoLeskan minyak jayengkaton ke matanya, dia dapat meLihat segaLa mahLuk haLus di sekitarnya.
petruk sempat meLarang arjuna yang hendak menoLong durna dan sengkuni, karena daLam masa bertapa, wayang tidak boLeh meLakukan aksi apapun, sebab haL tersebut dapat membataLkan pertapaan.
namun arjuna menoLak nasehat petruk, dan nekat mencegat 2 jin tersebut. maka terjadiLah pertempuran sengit. sayangnya arjuna kaLah dan mati.
petruk sebagai abdi arjuna, mencari cara untuk menyembuhkan tuannya. dengan keprihatinan yang mendaLam, petruk akhirnya sampai di kerajaan para jin, di gua seLuman. dengan tipu dayanya, petruk berhasiL membawa senjata bernama kembang condro urawan miLik raja jin dan dibawanya untuk menyembuhkan arjuna.
seteLah sembuh, petruk berpesan kepada arjuna agar tidak usah menoLong durna, tapi fokus saja mencari senjata pandawa yang hiLang. arjuna setuju dan meminta maaf, LaLu kembaLi meLanjutkan pencarian senjata.
namun mendadak muncuL eswatama, anaknya durna. eswatama menjanjikan kurawa akan mengembaLikan kerajaan astina kepada pandawa tanpa perang baratayudha, jika arjuna berhasiL menyeLamatkan durna.
mendengar janji itu, arjuna segera mengejar 2 jin tadi, menyusuL sampai ke cundorante, perang Lagi, dan arjuna mati Lagi.
petruk yang jengkeL akhirnya puLang, dan dengan senjata sakti miLik raja jin, dia membuka praktek pengobatan yang manjur. dia jadi dukun dan bertambah kaya.
semar, gareng dan bagong yang bingung karena arjuna mati Lagi, segera memberi kabar ke amarta untuk datang membantu. bantuan datang, dan berhasiL mengobrak-abrik kerajaan cundorante, namun kedatangan uLar nogorangsang berhasiL membunuh gatutkoco, setyaki, werkudoro, dan ksatria Lainnya.
para ksatria pandawa yang mati, ditambah dengan adipati karna yang dibawa oLeh baLadewa, dibawa ke tempat petruk. satu per satu berhasiL dihidupkan dan disembuhkan.
seLanjutnya petruk didauLat sebagai senopati untuk memimpin penyerangan ke cundorante, mengaLahkan nogorangsang, membebaskan durna dan sengkuni.
seteLah dikaLahkan petruk, nogorangsang berubah menjadi senjata cakra miLik kresna yang hiLang.
si kembar pesatnyowo dan sambernyowo yang berhasiL dibunuh petruk berubah menjadi senjata pasopati. dan para ksatria cundorante yang Lain juga banyak yang ternyata jeLmaan senjata pandawa.
raja jin dari gua seLuman ternyata adaLah nakuLa dan sadewa, yang ikut menghiLang bersama hiLangnya senjata pandawa.
dan senjata yang dipegang petruk ternyata adaLah senjata kembang wijayakusuma miLik kresna.
keadaan segera dipuLihkan. pandawa mendapatkan kembaLi semua senjata miLiknya, dan durna serta sengkuni menyesaLi perbuatannya.
bagong Labuh
di sebuah rumah keciL disuatu desa, nampak duduk santai, ki Lurah bagong dengan wajah cemberut sepertinya ada yang sedang di pikirkan. duduk didepannya, istri yang setia. dewi bagonowati. mereka membicarakan keadaan beban rumah tangganya yang terasa semakin berat. sampai sekarang ini ki Lurah bagong, beLum memiLiki rumah sendiri.dewi bagonowati sudah banyak menasehati suaminya agar jangan iri hati pada kedua kakaknya, nanti menjadikan sakit hati. waLaupun apa yang terjadi istri bagong sudah merasa bahagia waLau tinggaL di sebuah rumah gubug keciL.
rama semar sudah punya rumah sendiri, di padukuhan kLampis ireng, kedua kakaknya ki Lurah gareng dan ki Lurah petruk,juga sudah memiLiki rumah puLa. ki Lurah gareng memiLiki rumah di karang kadempeL, sedangkan petruk di pecuk pecukiLan.rumah mereka memiLiki kebun dan sawah, sehingga mereka bisa bercocok tanam. bagong pengin seperti mereka, rumah mereka anugerah dari para bendoronya. rumah semar di kLampis ireng anugerah dari prabu pandu. sedangkan rumah ki Lurah gareng dan ki Lurah petruk, anugerah dari arjuna. pemberian anugerah pada mereka, sebagai penghargaan atas prestasi mereka seLama mengabdi pada keLuarga pandawa. sedangkan rumah untuk bagong sudah pernah dijanjikan oLeh arjuna, namun sampai sekarang beLum ada keLanjutannya bagong akhirnya pergi ke kaki gunung mahameru, bertapa minta anugerah dewa.
sudah beberapa hari ini bagong tidak berangkat kerja di madukara. haL ini yang membuat arjuna dan para punakawan mengkhawatirkan keseLamatan bagong.
ketika arjuna dan para punakawan datang ke rumah bagong.mereka menanyakan keadaan bagong, apakah ia sakit, atau karena apa. dewi bagonowati memohonkan maaf suaminya, karena kangmas bagong tidak bisa mengikuti bendoro arjuna. mas bagong sudah beberapa hari yang LaLu pergi bertapa di gunung mahameru. karena sebeLumnya bagong pernah mimpi kedatangan bathara indra agar bertapa di kaki gunung mahameru, untuk menjaga ketentraman dunia.arjunapun memakLuminya. akhinya arjuna dengan diiringi para punakawan meninggaLkan rumah bagong dan kembaLi ke madukara.
sesampai di madukara ,arjuna menerima kedatangan resi mandraguna dari negeri atasangin. sang resi meramaLkan bahwa negeri indraprasta termasuk madukara akan mengaLami pagebLuk, atau wabah penyakit, pagi sakit ,maLam mati, maLam sakit, pagi mati. sangat mengerikan.arjuna prihatin sekaLi biLa rakyatnya akan mengaLami kejadian itu.
tiba-tiba datangLah dewi wara srikandi, meLaporkan bahwa dewi wara sembadra teLah dicuLik oLeh seorang raksasa. arjuna menjadi gusar.resi mandraguna menenangkan hati arjuna. sang resi bersedia juga mengatasi soaL hiLangnya dewi sembadra. sang resi mandraguna memberi jaLan keLuar, rakyat indraprasta termasuk madukara akan terhindar dari bencana tersebut termasuk juga hiLangnya dewi sembadra, akan segera kembaLi ke madukara apabiLa ada tumbaL berupa manusia bayang-bayang. rupanya arjuna sudah terkena aji gendam resi mandraguna, sehingga arjuna sudah tidak bisa berpikir jernih. semua perintah resi mandraguna seLaLu dipatuhi.
arjuna hanya diam terpaku, arjuna tahu yang dimaksud manusia bayang-bayang adaLah bagong. sedang bagong sedang bertapa di gunung mahameru. terdengar kabar, prabu sri bathara kresna juga teLah pergi dari dwarawati.resi mandraguna pun pergi ke dwarawati dan minta samba mencari bagong dan dibekakah di dwarawati, agar prabu sri bathara kresna segera timbuL kembaLi di dwarawati. samba dan pasukan dwarawati berangkat mencari bagong.
dari dwarawati resi mandraguna juga pergi ke indraprasta menemui prabu puntadewa. dengan tujuan yang sama puLa. namun prabu puntadewa tidak mempeduLikannya. prabu puntadewa bahkan mengutus raden gatutkaca, antasena dan antareja mencari keberadaan bagong agar dapat diseLamatkan dari perbuatan yang tidak bertanggung jawab.
sementara itu arjuna, diiringi para punakawan menuju gunung mahameru, untuk membawa bagong kembaLi ke madukara.
di kaki gunung mahameru, arjuna dan para punakawan sedang mencari bagong. akhirnya mereka menemukan bagong yang sedang bertapa. arjuna memaksa bagong segera bangun dari tapanya. namun bagong tetap bersemedi dan tidak mau di bangunkan. para punakawan mengingatkan, kepada arjuna jangan mengganggu orang yang sedang bertapa.arjuna mendengar itu maLah menjadi marah, ia menghunus keris puLanggeni dan bagong di tarik dari tempatnya, tiba-tiba keris puLanggeni yang dibawa oLeh arjuna hiLang dan bagong pun sirna, berubah menjadi bayang-bayang.
arjuna semakin marah, arjuna memerintahkan semar, gareng dan petruk, untuk mengejar bayangan bagong, namun bayangan bagong cepat menghiLang di kegeLapan hutan. semar mencari bayangannya yang menjadi bagong. namun bayangan bagong tidak bisa diketemukan Lagi. sejak bayangan semar menjadi bagong, semar tidak punya bayangan Lagi. akhirnya arjuna beserta para punakawan meninggaLkan hutan, dan kembaLi ke madukara.
di tengah hutan, bayangan semar yang bernama bagong, menjadi bingung, apakah nanti bisa kembaLi menjadi bagong Lagi atau kembaLi menjadi bayangan semar. bagong memohon pertoLongan dewa. turunLah bathara indra mendekati bayangan bagong, oLeh bathara indra dibangunkannya bayangan itu menjadi bagong Lagi.bathara indra bercerita bahwa waktu bagong bertapa, kemudian kedatangan arjuna, sebenarnya bathara indra yang meLepaskan bagong dari tangan arjuna, dan pusaka puLanggeni juga bathara indra yang mengambiLnya.
seLesai memberikan pertoLongan, bathara indra memberikan aji pangLimunan.apabiLa ada bahaya mengancam, maka bagong bisa menghiLang dan tidak ada seorangpun yang bisa mengetahui keberadaan bagong. bathara indra juga menitipkan pusaka keris puLanggeni miLik arjuna. kemudian diminta nya bagong pergi kepertapaan jatisaraya, tempat dimana begawan padmadenta tinggaL. seteLah banyak berpesan bathara indra puLang ke kahyangan. bagong meLanjutkan perjaLanannya ke pertapaan jatisaraya.
kini bagong berjaLan seorang diri dan bagong semakin takut, ketika meLihat hutan semakin Lama semakin Lebat dan angker. beLum hiLang keraguan itu, bagong dikejutkan dengan suara Langkah kaki seseorang dan tiba-tiba puLa terdengar suara teriakan minta toLong. bagong berjaLan ke arah asaL suara. bukan main terkejutnya ketika meLihat seorang raksasa sedang memangguL seorang wanita. bagong terkejut ketika meLihat wanita itu, tak Lain adaLah dewi sembadra istri bendoro arjuna. bagong segera menghadang jaLannya raksasa. bagong berusaha menoLong dewi sembadra.dengan sekuat tenaga bagong meLawan raksasa. tanpa diduga, bagong dengan keris puLanggeni miLik arjuna dapat mengaLahkan raksasa, raksasa meLarikan diri dan bagong berhasiL merebut dewi wara sembadra dari raksasa.bagong sepertinya pernah bertemu raksasa itu, tetapi Lupa, dimana mereka pernah bertemu. dewi sembadra mengucapkan terimakasih pada bagong, karena bagong teLah menyeLamatkan hidupnya. bagong dan dewi sembadra meLanjutkan perjaLanan kepertapaan jatisaraya.
seteLah beberapa Lama berjaLan, bagong dan dewi sembadra teLah sampai di pertapaan jatisaraya. disanaLah bagong bertemu dengan begawan padmadenta,sang begawan meminta bagong dan dewi sembadra untuk tinggaL di pertapaan jatisaraya. bagong baru tahu kaLau begawan padmadenta berwajah raksasa. dipertapan jatisaraya, mereka bertemu dengan kesatria pandawa, gatutkaca, antasena dan antareja, yang sudah beberapa hari ini tinggaL di pertapaan jatisaraya. para kesatria pandawa akan menjaga keseLamatan bagong dan dewi sembadra. bagong dan dewi sembadra pun tinggaL di pertapaan jatisaraya.
sementara itu di pertapan ukirahtawu, begawan abiyasa sedang menerima kedatangan cucu kesayangannya, abimanyu. abimanyu ke pertapaan ukirahtawu diiringi punakawan,semar ,gareng dan petruk. begawan abiyasa, mengatakan bahwa indraprasta akan mengaLami mendung yang tebaL. namun akan menjadi terang kembaLi, seteLah bagong seLamat dari kejaran orang orang yang tidak bertanggung jawab.jadi justru bagong harus diseLamatkan,jangan sampai dibekakah. mendengar itu abimanyu merasa Lega, dan segera berpamitan pada eyangnya. resi abiyasa meminta agar abimanyu Langsung ke indraprasta karena ayahnda abimanyu, arjuna sedang berada disana bersama saudara-saudaranya.
daLam perjaLanan ke indraprasta,mereka harus meLewati hutan angker yang banyak binatang buasnya. abimanyu berpapasan dengan pasukan raksasa. para raksasa menyerang abimanyu. abimanyu dibantu para punakawan meLawan para raksasa. keLihatannya abimanyu hampir hampir tidak bisa menahan serangan para raksasa. untungLah gatutkaca dari angkasa mengetahui keadaan adiknya sedang dikerubut para raksasa. gatutkaca segera memporakporandakan pasukan raksasa.raksasa banyak yang tewas dan yang masih hidup Lari menyeLamat kan diri. abimanyu berterima kasih pada kakaknya, gatutkaca yang teLah membantu meLawan raksasa mereka meneruskan perjaLanan ke pertapaan jatisaraya.
semetara itu pasukan dwarawati yang dipimpin samba dan dikawaL patih setyaki , sampai puLa di hutan jatisaraya.mereka bermaksud mencari bagong di pertapaan jatisaraya. mereka berpapasan dengan gatutkaca dan abimanyu. samba segera turun dari kudanya, seteLah meLihat para punakawan. samba menghardik para punakawan agar menyerahkan bagong kepada samba. raden samba mencari bagong untuk dibekakah di dwarawati. abimanyu dan gatutkaca mendengar itu menjadi marah, samba dan pasukannya disuruh kembaLi ke dwarawati, dan jangan mengganggu bagong. karena usaha untuk menganiaya apa Lagi mebunuh bagong, adaLah perbuatan yang sangat keji, waLaupun dengan aLasan apapun. raden samba menjadi berang, diperintahkannya pasukan dwarawati menyerang gatutkaca dan abimanyu. meLihat keadaan itu, antasena dan antareja pun segera membantu gatutkaca dan abimanyu untuk mengundurkan pasukan dwarawati.
patih setyaki pun membantu samba meLawan gatutkaca dan saudara-saudaranya. pasukan dwarawati akhirnya porak poranda. pasukan dwarawati terdesak mundur. namun keLihatannya, samba tidak puLang ke dwarawati. samba mendatangi begawan padmadenta untuk bergabung dengan para satria pandawa. begawan padmadenta menerima kehadiran samba dan pasukannya. samba dan pasukannya juga dipersiLakan untuk mendirikan perkemahan. sementara samba membuat perkemahan, abimanyu meneruskan perjaLanannya ke indraprasta diiringi para punakawan kecuaLi bagong. sedangkan gatutkaca, antasena dan antareja kembaL ke pertapaan jatisaraya, tinggaL bersama resi padmadenta.
sementara itu di astinapura, prabu duryudana bergabung dengan resi mandraguna.kini resi mandraguna berhasiL mempersatukan banyak negara dan bermaksud merebut indraprasta, dwarawati dan mandura. negara-negara itu harus mengakui resi mandraguna menjadi raja diraja di negeri indraprasta, sementara itu di pertapaan jatisaraya. begawan padmadenta sudah mengetahui geLagat resi mandra guna yang semakin berbuat onar di mana mana. begawan padmadenta meminta bagong dan dewi sembadra agar puLang terLebih duLu ke indraprasta. bagong membaca ajian pangLimunan sehingga bagong dan dewi sembadra tidak terLihat karena ada mega yang meLindunginya.mereka pergi bagaikan terbawa mega terbang ke indraprasta.
sang begawan padmadenta dan para putra pandawa, gatutkaca, antasena dan antareja, meninggaLkan pertapaan dan berniat ke indraprasta, untuk membebaskan pandawa dari pengaruh resi mandraguna.sementara itu pasukan dwarawati juga mengikuti kepergian sang begawan padmadenta mereka menyatukan diri dengan begawan padmadenta, dan bergabung dengan gatutkaca,antasena dan antareja. istana indraprasta keLihatan suram, prabu puntadewa menerima kehadiran prabu baLadewa dari kerajaan mandura dan patih udawa dari kerajaan dwarawati dan juga dari keLuarga pandawa, werkudara, arjuna dan nakuLa serta sadewa. yang menjadi permasaLahan adaLah keinginan resi mandraguna mempersatukan seribu negara daLam kekuasaan nya, termasuk indraprasta, dwarawati dan mandura, dibawah pengaruhnya.
prabu baLadewa menyatakan tidak setuju kaLau mandura dipersatukan dibawah pimpinan resi mandraguna.kaLau perLu negara indraprasta, dwarawati dan mandura harus bertahan dan tidak terikat dengan resi mandraguna, kaLau perLu dengan perang. namun arjuna yang sudah terkena aji gendam resi mandraguna tetap setuju dengan kehendak resi mandraguna, dan tetap mengadakan tumbaL manusia bayang-bayang, demi menghiLangkan bencana wabah yang akan menimpa rakyatnya.
beLum Lama mereka berembug tiba-tiba datangLah abimanyu bersama para punakawan, kecuaLi bagong, menemui arjuna. abimanyu menyampaikan pesan eyang abiyasa, bahwa indraprasta akan tertutup mendung yang amat tebaL,tetapi tidak Lama, seteLah itu Langit menjadi terang kembaLi kaLau bagong sudah kembaLi ke indraprasta dengan seLamat. namun arjuna tetap akan menyerahkan bagong kepada resi mandraguna. tidak Lama kemudian datangLah resi mandraguna dengan segenap kurawa dan pasukannya.resi mandraguna tetap menunggu timbuLnya bagong untuk tumbaL.
tiba-tiba seperti ada deru angin memasuki pendapa istana. arjuna terkejut ketika dihadapannya tampak bagong dan istrinya dewi sembadra. bagong menyerahkan dewi sembadra dan pusaka puLanggeni pada arjuna. dewi sembadra menceritakan,sejak ia dicuLik raksasa sampai ditoLong bagong dan kembaLi ke madukara. arjuna baru sadar, keLihatannya pengaruh aji gendam resi mandraguna teLah hiLang.
arjuna merasa berhutang budi pada bagong. karena bagong teLah berjasa pada negara, maka ia akan meLindungi keseLamatan bagong. tetapi bagong tetap ingin membeLa kepentingan rakyat, ia sudah siap menghadapi segaLa kemungkinan. ia segera mendekati resi mandraguna dimintanya untuk membakar dirinya. resi mandraguna merasa senang sekaLi karena bagong teLah menyerahkan diri.terdengar suara gemuruh yang menakutkan sekaLi. ternyata di Luar istana indraprasta kedatangan seorang resi raksasa yang bernana begawan padmadenta bersama gatutkaca, antasena, antareja dan pasukan dari dwarawati dipimpin samba.tiba-tiba resi mandraguna menyeret bagong keLuar istana indraprasta. arjuna dan werkudara serta para satria keLuar mengikuti bagong. sesampai di Luar istana, bagong teLah diikat dan akan dibakar hidup-hidup di aLun-aLun istana indraprasta. dihadapan ratusan prajurit dari astina dan kerajaan mancanegara yang akan menyaksikan pembakaran. tiba-tiba begawan padmadenta diiringi gatutkaca, antasena dan antareja Langsung mendekati bagong. begawan padmadenta berubah wujud menjadi rakasasa sebesar gunung anakan, untuk mengusir ribuan prajurit dari astina dan mancanegara yang membuat geger aLun-aLun. resi mandraguna memerintahkan prajurit astina dan mancanegara menyerang indraprasta. para kesatria pandawa segera mengusir para penyerang. arjuna, werkudara, dan para kesatria muda, memberikan perLawanan. juga prabu baLadewa, patih udawa,setyaki, samba tidak ketinggaLan. sementara itu bagong teLah diseLamatkan oLeh gatutkaca. resi mandraguna dan begawan padmadenta yang berujud raksasa segunung anakan saLing dorong mendorong, saLing serang menyerang.
tiba tiba resi padmadeta yang teLah berubah menjadi raksasa sebesar gunung anakan itu ternyata berubah menjadi prabu kresna. resi mandraguna menjadi prabu godakumara. prabu godakumara mau meLarikan diri, tetapi dicegah oLeh anoman. kemudian prabu godakumara di seret oLeh anoman dan di masukkan kembaLi daLam gunung kendaLisada,tempat anoman bertapa.prabu godakumara, adaLah nama prabu dasamuka seteLah dikurung daLam sebuah gunung daLam cerita ramayana.sedangkan kaLa megananda, yang mencuLik dewi sembadra kembaLi menjadi mega, seteLah terkena senjata cakra baskara miLik prabu bathara kresna. pasukan astina dan mancanegara bubar kocar kacir menghadapi para kesatria pandawa dan para satria mandura serta dwarawati. mereka puLang kenegerinya.
dengan adanya peristiwa ini bagong semakin yakin, bahwa pengabdian merupakan kepuasan batin tersendiri. yang tidak bisa ditukar dengan apapun, waLaupun dengan rumah yang teLah Lama di idam idamkannya sekaLipun. bagong sudah tidak mengharapkan hadiah apapun dan dari siapapun.
semoga saja arjuna tidak Lupa Lagi menganugrahkan sebuah rumah buat bagong.
cerita ini timbuL seteLah mencari rumah ki Lurah bagong tidak ada dimanapun. yang ada cuma rumah ki Lurah gareng di karang kadempeL rumah ki Lurah petruk ada di pecuk pecukiLan rumah ki Lurah semar maLah ada 3 : di kLampis ireng, karang kaboLotan dan di karang tumaritis.
semar mbangun kayangan
pagi itu, di desa karangkabuyutan, semar terLihat murung dan bingung, terLihat dari raut wajahnya bahwa ia sedang memikirkan sesuatu dan ada yang ia cemaskan. meLihat haL itu, petruk bertanya kepada ramandanya itu, gerangan apa yang sedang terjadi dan yang membuat ayahnya sering meLamun.
semar menjeLaskan bahwa sebenarnya ia tidak apa-apa, ia hanya mencemaskan nasib kerajaan amarta, ada sesuatu haL yang mengganjaL di hatinya tetapi ia tidak bisa mengungkapkannya. semar LaLu meminta petruk untuk pergi ke amarta untuk menemui para punggawa amarta dan menyampaikan bahwa ia ingin meminjam tiga pusaka keraton amarta yaitu jamus kaLimasada, payung kencana dan tombak untuk membangun kayangan. seLain itu,ia juga mengundang para pandawa untuk segera datang ke karangkabuyutan. petruk menerima tugas yang diberikan ayahandanya, dan Langsung berangkat menuju negara amarta.
sementara di amarta, prabu yudhistira, dihadapan para saudara-saudaranya sedang membahas sebab kegagaLan mereka dan membangun negaranya , datangLah raja dwarati, kresna yang kemudian menanyakan ketidakhadiran semar daLam keraton amarta dan menyatakan bahwa ituLah yang menjadi kegagaLan tersebut. oLeh karena itu, kresna memerintahkan arjuna untuk memanggiL semar dari karangkabuyutan untuk menghadap ke amarta.
namun, beLum arjuna beranjak dari tempat duduknya, datangLah petruk menghadap dan memberitahukan bahwa ia diperintahkan semar untuk mengundang keLima pandawa untuk menuju karangkabuyutan dengan membawa tiga pusaka kerajaan untuk membantu semar mbangun (membangun) kahyangan.
mendengar haL itu, kresna Langsung meLarang para pandawa untuk berangkat ke karangbuyutan, karena ia menganggap bahwa rencana semar itu bertentangan dengan kodrat semar yang diturunkan ke dunia. terjadiLah perdebatan antara kresna dengan petruk. petruk menoLak untuk kembaLi ke karangkabuyutan , dia hanya akan kembaLi apabiLa mendapat titah dai pandawa. yudhistira pun akhirnya menyuruh petruk untuk menunggu di Luar paseban untuk menanti keputusan rapat para pandawa.
petruk akhirnya menuruti perintah yudistira, di Luar paseban, petruk bertemu dengan antasena, putra bima. petruk menceritakan semua kejadian yang ada di daLam paseban tadi, antasena yang memiLiki watak bijaksana dan tahu bahwa yang akan diLakukan semar itu adaLah benar, maka ia berjanji akan membantu petruk menghadapi tindakan kresna.
kresna kemudian mengajak arjuna pergi ke kahyangan suraLaya untuk meLapor kepada batara guru, dan memerintahkan gatotkaca, antareja dan setyaki mengusir petruk kembaLi agar ke karangkabuyutan.
sementara prabu yudhistira bersama bima, nakuLa dan sadewa, merasa bimbang. sadewa, kemudian memberi usuL agar mereka bersemedi di depan tempat penyimpanan pusaka kerajaan untuk meminta petunjuk yang maha kuasa. jika pusaka itu tetap berada di tempatnya seteLah mereka bersemedi berarti kresna Lah yang benar, namun apabiLa pusaka itu jengkar dari tempatnya seteLah mereka bersemedi maka semar Lah yang benar.
mereka kemudian menuju ke tempat pusaka kraton untuk bersemedi mencari petunjuk. dan ternyata ketiga pusaka kraton amarta meLesat hiLang menuju karangkabuyutan. meLihat kejadian itu, akhirnya keempat bersaudara ini segera menyadari dan diam-diam berangkat ke karangbuyutan meLaLui pintu beLakang tanpa sepengatuhuan kresna.
gatotkaca, antareja dan setyaki yang diperintahkan kresna mengusir petruk ternyata tidak mampu menghadapi petruk yang teLah bersatu dengan antasena di daLam tubuhnya. petruk baru mau kembaLi ke karangkabuyutan, seteLah arjuna memerintahkannya. ia terbang ke karangkabuyutan dibantu antasena bersama, gatotkaca, antareja dan abimanyu.
kresna tiba di suraLaya dan menghadap bathara guru, ia meLaporkan rencana semar yang ingin membangun kahyangan menyaingi suraLaya. mendengar Laporan itu, bathara guru Langsung memerintahLan betari durga dan kresna untuk menghaLangi rencana semar tersebut.
sementara di karangkabuyutan, semar menerima kedatangan prabu yudhistira, bima, nakuLa dan sadewa bersama ketiga pusaka kraton amarta yang teLah tiba Lebih duLu bersama petruk dan putera-putera pandawa. sebenarnya semar sedikit kecewa karena kedatangan pandawa hanya empat orang . namun, semar segera meLakukan upacara rituaL dengan memasukkan keempat bersaudara tersebut menjadi satu ke daLam tubuh semar.
ternyata di daLam tubuh semar bersemayam sanghyang wenang yang memberikan petunjuk wejangan hidup dan iLmu yang sangat berarti bagi para pandawa, dan memerintahkan mereka untuk bertapa seLama sepuLuh hari .
sementara para putera pandawa bersama petruk, bagong dan gareng yang bertugas menjaga diganggu oLeh makhLuk haLus maLing sukma, namun semar segera memberikan mantra untuk menghadapi segaLa kejahatan yang datang.
kresna yang ditugaskan bathara guru untuk menghaLangi rencana semar membangung kahyangan menyamar menjadi raksasa sebesar bukit. namun ia tidak mampu menghadapi mantra yang diberikan semar, begitu puLa dengan arjuna yang menyamar menjadi harimau yang sangat besar. ia menjadi Lemas dan tertangkap oLeh para putera pandawa dan meminta ampun kepada semar.
kresna pun tidak Luput dari kemarahan semar, karena sebagai raja ia tidak waspada dan meLakukan tindakan tanpa memeriksa terLebih dahuLu apa duduk perkaranya.
bahkan semar pun marah kepada bathara guru dan berangkat ke suraLaya. semar mengobrak-abrik kahyangan suraLaya, tidak ada satupun senjata yang memapu meLumpuhkan semar, sehingga bathara guru meLarikan diri ke karangkabuyutan, namun kemarahan semar tidak bisa dihindari, dimanapun bathara guru bersembunyi pasti berhasiL ia temukan. hingga akhirnya bathara guru meminta perLindungan para pandawa dan meminta ampun kepada semar.
seteLah kemarahan semar sudah mereda, akhirnya bathara guru diampuni, dan kembaLiLah beLiau ke kahyangan suraLaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar