Senin, 01 September 2014

usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan indonesia



usaha perjuangan mempertahankan kemerdekaan indonesia

kemerdekaan indonesia mendapat gangguan dari pihak beLanda. haL ini terbukti dengan adanya pasukan beLanda yang ikut membonceng pasukan sekutu. beLanda ingin menjajah indonesia kembaLi. akan tetapi rakyat berjuang sekuat tenaga mempertahankan kemerdekaan pernahkah di sekoLah kaLian mengadakan kegiatan ziarah ke taman makam pahLawan? kegiatan ziarah tersebut tidak harus di tempat yang jauh. mungkin di daerah sekitar kaLian juga ada makam pahLawan. pada setiap tanggaL 10 november biasanya banyak peziarah datang ke makam-makam pahLawan, baik para peLajar maupun masyarakat daLam memperingati hari pahLawan.

A.    faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konfLik antara indonesia dengan beLanda
perjuangan bangsa indonesia semenjak prokLamasi kemerdekaan hari demi hari semakin nyata hasiLnya. akan tetapi tantangan yang dihadapi seLaLu siLih berganti. seperti teLah kita ketahui bahwa prokLamasi kemerdekaan dikumandangkan pada tanggaL 17 agustus 1945. seLanjutnya pada tanggaL 18 agustus 1945 ditetapkan undang-undang dasar (uud 1945) dan dipiLih ir. soekarno sebagai presiden sedangkan drs. moh. hatta sebagai wakiL presiden. perjuangan bangsa indonesia seLanjutnya semakin berat karena harus mempertahankan kemerdekaan dari rongrongan kekuasaan bangsa asing.
adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya konfLik antara indonesia dengan beLanda sebagai berikut :


1.      kedatangan tentara sekutu diboncengi oLeh nica

semenjak jepang menyerah kepada sekutu pada tanggaL 14 agustus 1945 secara hukum tidak Lagi berkuasa di indonesia. pada tanggaL 10 september 1945 pangLima baLa tentara kerajaan jepang di jawa mengumumkan bahwa pemerintahan akan diserahkan kepada sekutu dan tidak kepada pihak indonesia. pada tanggaL 14 september 1945 mayor greenhaLgh datang di jakarta. La merupakan perwira sekutu yang pertama kaLi datang ke indonesia. tugas greenhaLgh adaLah mempeLajari dan meLaporkan keadaan di indonesia menjeLang pendaratan rombongan sekutu.
pada tanggaL 29 september 1945 pasukan sekutu mendarat di indonesia antara Lain bertugas meLucuti tentara jepang. tugas ini diLaksanakan komando pertahanan sekutu di asia tenggara yang bernama south east asia command (seac) di bawah pimpinan Lord Louis mountbatten yang berpusat di singapura. untuk meLaksanakan tugas itu, mountbatten membentuk suatu komando khusus yang diberi nama aLLied forces netherLand east indies (afnei) di bawah Letnan jenderaL sir phiLip christison. adapun tugas afnei di indonesia adaLah :
1.      menerima penyerahan kekuasaan dari tangan jepang;
2.      membebaskan para tawanan perang dan interniran sekutu;
3.      meLucuti dan mengumpuLkan orang jepang untuk kemudian dipuLangkan;
4.      menegakkan dan mempertahankan keadaan damai untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah sipiL; dan
5.      menghimpun keterangan dan menuntut penjahat perang.

pasukan afnei muLai mendarat di jakarta pada tanggaL 29 september 1945 yang terdiri dari tiga divisi yaitu :
1.      divisi india ke-23, di bawah pimpinan mayor jendraL d.c. hawthorn yang bertugas untuk daerah jawa barat;
2.      divisi india ke-5, di bawah pimpinan mayor jenderaL e.c. marsergh yang bertugas untuk daerah jawa timur;
3.      divisi india ke-26, di bawah pimpinan mayor jenderaL h.m. chambers yang bertugas untuk daerah sumatra.

pasukan-pasukan afnei hanya bertugas di sumatera dan jawa, sedangkan untuk daerah indonesia Lainnya diserahkan tugasnya kepada angkatan perang austraLia. pada muLanya kedatangan sekutu disambut dengan senang hati oLeh bangsa indonesia. haL ini karena mereka mengumandangkan perdamaian. akan tetapi, seteLah diketahui bahwa sekutu secara diam-diam membawa orang-orang netherLand indies civiL administration (nica), yakni pegawai-pegawai sipiL beLanda maka bangsa indonesia curiga dan akhirnya menimbuLkan permusuhan.

2.      kedatangan beLanda (nica) berupaya untuk menegakkan kembaLi kekuasaannya di indonesia


nica berusaha mempersenjatai kembaLi kniL (koninkLijk nerderLands indisch Leger, yaitu tentara kerajaan beLanda yang ditempatkan di indonesia). orang-orang nica dan kniL di jakarta, surabaya dan bandung mengadakan provokasi sehingga memancing kerusuhan. sebagai pimpinan afnei, christison menyadari bahwa untuk keLancaran tugasnya diperLukan bantuan dari pemerintah repubLik indonesia. oLeh karena itu diadakanLah perundingan dengan pemerintah ri. christison mengakui pemerintahan de facto repubLik indonesia pada tanggaL 1 oktober 1945. La tidak akan mencampuri persoaLan yang menyangkut status kenegaraaan indonesia.


B.     peran dunia internasionaL daLam penyeLesaian konfLik indonesia-beLanda

1.      peranan perserikatan bangsa-bangsa

pada tanggaL 25 agustus 1947 dewan keamanan pbb menerima usuL amerika serikat tentang pembentukan komisi jasa-jasa baik (committee of good offices) untuk membantu menyeLesaikan pertikaian indonesia-beLanda. komisi iniLah yang kemudian dikenaL dengan komisi tiga negara (ktn), yang terdiri atas :

a.       austraLia (diwakiLi oLeh richard c. kirby), atas piLihan indonesia,
b.      beLgia (diwakiLi oLeh pauL van zeeLand), atas piLihan beLanda,
c.       amerika serikat (diwakiLi oLeh dr. frank porter graham), atas piLihan austraLia dan beLgia.

pada tanggaL 27 oktober 1947 ktn tiba di jakarta untuk meLaksanakan tugasnya. daLam meLaksanakan tugasnya, ktn mengaLami kesuLitan karena indonesia maupun beLanda tidak mau bertemu di wiLayah yang dikuasai pihak Lainnya. akhirnya ktn berhasiL mempertemukan indonesia-beLanda daLam suatu perundingan yang berLangsung pada tanggaL 8 desember 1947 di atas kapaL perang amerika serikat “renviLLe” yang berLabuh di teLuk jakarta. perundingan ini dikenaL dengan perundingan renviLLe. akibat dari perundingan renviLLe wiLayah rL semakin sempit dan kehiLangan daerah-daerah yang kaya karena diduduki beLanda.

2.      peranan konferensi asia dan resoLusi dewan keamanan pbb

aksi miLiter beLanda tanggaL 21 juLi 1947 terhadap repubLik indonesia menimbuLkan reaksi dunia Luar. inggris dan amerika serikat tidak setuju dengan tindakan beLanda itu, tetapi ragu-ragu turun tangan. di antara negara yang tampiL mendukung indonesia adaLah autraLia dan india.
austraLia mendukung indonesia karena ingin menegakkan perdamaian dan keamanan dunia sesuai dengan piagam pbb. di samping itu partai buruh austraLia yang sedang berkuasa sangat simpatik terhadap perjuangan kemerdekaan.

sedangkan india mendukung indonesia karena soLidaritas sama-sama bangsa asia juga senasib karena sebagai bangsa yang menentang penjajahan. hubungan indonesia dengan india terjaLin baik terbukti pada tahun 1946 indonesia menawarkan bantuan padi sebanyak 500.000 ton untuk disumbangkan kepada india yang sedang diLanda bahaya keLaparan. sebaLiknya india juga menawarkan benang tenun, aLat-aLat pertanian, dan mobiL. pada waktu beLanda meLakukan aksi miLiternya yang kedua yakni pada tanggaL 19 desember 1948, perdana menteri india pandit jawaharLaL nehru dan perdana menteri birma (myanmar) u aung san memprakarsai konferensi asia. konferensi ini diseLanggarakan di new deLhi dari tanggaL 20 – 23 januari 1949 yang dihadiri oLeh utusan dari negara-negara afganistan, austraLia, burma (myanmar), sri Langka, ethiopia, india, iran, iraq, Libanon, pakistan, phiLipina, saudi arabia, suriah dan yaman. hadir sebagai peninjau adaLah wakiL dari negara-negara cina, nepaL, seLandia baru, dan muangthai. wakiL-wakiL dari indonesia yang hadir antara Lain mr. a.a. maramis, mr. utojo, dr. surdarsono, h. rasjidi, dan dr. soemitro djojohadikusumo. konferensi asia tersebut menghasiLkan resoLusi yang kemudian disampaikan kepada dewan keamanan pbb. isi resoLusinya antara Lain sebagai berikut. :

a.       pengembaLian pemerintah repubLik indonesia ke yogyakarta.
b.      pembentukan perintah ad interim yang mempunyai kemerdekaan daLam poLitik Luar negeri, sebeLum tanggaL 15 maret 1949;
c.       penarikan tentara beLanda dari seLuruh indonesia
d.      penyerahan kedauLatan kepada pemerintah indonesia serikat paLing Lambat pada tanggaL 1 januari 1950.

C.    pengaruh konfLik indonesia-beLanda terhadap keberadaan negara kesatuan repubLik indonesia

pengaruh konfLik indonesia-beLanda terhadap keberadaan negara kesatuan repubLik indonesia

1.      keberadaan negara kesatuan repubLik indonesia, pada waktu agresi miLiter beLanda pertama

persetujuan Linggajati yang ditandatangani pada tanggaL 25 maret 1947 antara indonesia-beLanda sebagai upaya mengatasi konfLik meLaLui jaLur dipLomasi. akan tetapi, beLanda mengingkari perundingan ini dengan jaLan meLakukan agresi miLiter pertama pada tanggaL 21 juLi 1947. tujuan beLanda tidak dapat meLakukannya sekaLigus, oLeh karena itu untuk tahap pertama beLanda harus mencapai sasaran sebagai berikut.

-          bidang poLitik : pengepungan ibu kota ri dan penghapusan ri dari peta (menghiLangkan de facto ri).
-          bidang ekonomi: perebutan daerah-daerah penghasiL bahan makanan (daerah beras di jawa barat dan jawa timur) dan bahan ekspor (perkebunan di jawa barat, jawa timur, dan sumatera serta pertambangan dan perkebunan di sumatera)
-          bidang miLiter: penghancuran tni.

jika tahap pertama ini dapat berhasiL maka tahap berikutnya adaLah meng-hancurkan ri secara totaL. ibu kota ri pada waktu itu terkepung sehingga hubungan ke Luar suLit dan ekonomi ri mengaLami kesuLitan karena daerah-daerah penghasiL beras jatuh ke tangan beLanda. akan tetapi untuk menghancurkan tni mengaLami kesuLitan sebab tni menggunakan siasat perang rakyat semesta dengan bergeriLya dan bertahan di desa-desa. dengan demikian beLanda hanya menguasai dan bergerak di kota-kota besar dan jaLan-jaLan raya, sedangkan di Luar itu masih dikuasai tni.

2.      keberadaan negara kesatuan repubLik indonesia

dengan ditawannya pimpinan-pimpinan negara ri dan jatuhnya yogyakarta, dr. beeL menyatakan bahwa repubLik indonesia tidak ada Lagi. beLanda mengira bahwa dari segi miLiter aksi itu berhasiL dengan gemiLang. beLanda menyatakan demikian karena akan membentuk pemerintah federaL. sementara tanpa keikutsertaan repubLik indonesia. padahaL repubLik indonesia tetap ada dengan dibentuknya pemerintah darurat repubLik indonesia. sebab sebeLum pasukan-pasukan beLanda tiba,

D.    aktivitas dipLomasi indonesia di dunia internasionaL untuk mempertahankan kemerdekaan indonesia

saLah satu bentuk perjuangan bangsa indonesia daLam mempertahankan kemerdekaan adaLah perjuangan dipLomasi, yakni perjuangan meLaLui meja perundingan. ketika beLanda ingin menanamkan kembaLi kekuasaannya di indonesia temyata seLaLu mendapat perLawanan dari bangsa indonesia. oLeh karena itu pemimpin sekutu berusaha mempertemukan antara pemimpin indonesia dengan beLanda meLaLui
pemerintah ri mengirimkan teLegram kepada syafruddin prawiranegara, menteri kemakmuran yang sedang berkunjung ke sumatera untuk  mendirikan pemerintah darurat ri (pdri). seandainya syafruddin tidak dapat menjaLankan tugas, maka presiden soekarno menugaskan kepada dr. sudarsono, L.n. paLar, dan mr. a.a. maramis yang sedang di new deLhi untuk membentuk pemerintah peLarian (exiLe government) di india.

 

1.      pertemuan soekarno-van mook

pertemuan antara wakiL-wakiL beLanda dengan para pemimpin indonesia diprakarsai oLeh pang Lima afnei Letnan jenderaL sir phiLip christison pada tanggaL 25 oktober 1945. daLam pertemuan tersebut pihak indonesia diwakiLi oLeh soekarno, mohammad hatta, ahmad sobardjo, dan h. agus saLim, sedangkan pihak beLanda diwakiLi van mook dan van der pLas.

2.      pertemuan sjahrir-van mook

pertemuan ini diLaksanakan pada tanggaL 17 november 1945 bertempat di markas besar tentara inggris di jakarta ( jaLan imam bonjoL no.1). daLam pertemuan ini pihak sekutu diwakiLi oLeh Letnan jenderaL christison, pihak beLanda oLeh dr. h.j. van mook, sedangkan deLegasi repubLik indonesia dipimpin oLeh perdana menteri sutan sjahrir.

3.      perundingan sjahrir – van mook

pada tanggaL 10 februari 1946 perundingan indonesia-beLanda dimuLai. pada waktu itu van mook menyampaikan pernyataan poLitik pemerintah beLanda antara Lain sebagai berikut.
1)      indonesia akan dijadikan negara commonweaLth berbentuk federasi yang memiLiki pemerintahan sendiri di daLam Lingkungan kerajaan beLanda.
2)      urusan daLam negeri dijaLankan indonesia sedangkan urusan Luar negeri oLeh pemerintah beLanda.

seLanjutnya pada tanggaL 12 maret 1946 sjahrir menyampaikan usuL baLasan yang berisi antara Lain sebagai berikut.
1)      repubLik indonesia harus diakui sebagai negara yang berdauLat penuh atas wiLayah bekas hindia beLanda.
2)      federasi indonesia-beLanda akan diLaksanakan pada masa tertentu dan urusan Luar negeri dan pertahanan diserahkan kepada suatu badan federasi yang terdiri atas orang-orang indonesia dan beLanda.

usuL dari pihak indonesia di atas tidak diterima oLeh pihak beLanda dan seLanjutnya van mook secara pribadi mengusuLkan untuk mengakui repubLik indonesia sebagai wakiL jawa untuk mengadakan kerja sama daLam rangka pembentukan negara federaL daLam Lingkungan kerajaan beLanda. pada tanggaL 27 maret 1946 sutan sjahrir mengajukan usuL baru kepada van mook antara Lain sebagai berikut
1)      supaya pemerintah beLanda mengakui kedauLatan de facto rL atas jawa dan sumatera.
2)      supaya ri dan beLanda bekerja sama membentuk repubLik indonesia serikat (ris).
3)      ris bersama-sama dengan nederLand, suriname, curacao, menjadi peserta daLam ikatan negara beLanda.

4.      perundingan di hooge veLuwe

perundingan ini diLaksanakan pada tanggaL 14 – 25 apriL 1946 di hooge veLuwe (negeri beLanda), yang merupakan keLanjutan dari pembicaraan-pembicaraan yang teLah disepakati sjahrir dan van mook. para deLegasi daLam perundingan ini adaLah :
1)      mr. suwandi, dr. sudarsono, dan mr. a.k. pringgodigdo yang mewakiLi pihak pemerintah ri;
2)      dr. van mook, prof. Logemann, dr. idenburgh, dr. van royen, prof. van asbeck, suLtan hamid ii, dan surio santosa yang mewakiLi beLanda, dan
3)      sir archibaLd cLark kerr mewakiLi sekutu sebagai penengah.

5.      perundingan Linggajati

pada tanggaL 7 oktober 1946 Lord kiLLearn berhasiL mempertemukan wakiL-wakiL pemerintah indonesia dan beLanda ke meja perundingan yang berLangsung di rumah kediaman konsuL jenderaL inggris di jakarta. daLam perundingan ini masaLah gencatan senjata yang tidak mencapai kesepakatan akhirnya dibahas Lebih Lanjut oLeh panitia yang dipimpin oLeh Lord kiLLearn. hasiL kesepakatan di bidang miLiter sebagai berikut:
1)      gencatan senjata diadakan atas dasar kedudukan miLiter pada waktu itu dan atas dasar kekuatan miLiter sekutu serta indonesia.
2)       dibentuk sebuah komisi bersama gencatan senjata untuk masaLah-masaLah teknis peLaksanaan gencatan senjata.

hasiL perundingan Linggajati ditandatangani pada tanggaL 25 maret 1947 di istana rijswijk (sekarang istana merdeka) jakarta, yang isinya adaLah sebagai berikut.
1)      beLanda mengakui secara de facto repubLik indonesia dengan wiLayah kekuasaan yang meLiputi sumatera, jawa, dan madura. beLanda harus sudah meninggaLkan daerah de facto paLing Lambat tanggaL 1 januari 1949.
2)      repubLik indonesia dan beLanda akan bekerjasama daLam membentuk negara indonesia serikat, dengan nama repubLik indonesia serikat, yang saLah satu negara bagiannya adaLah repubLik indonesia.
3)      repubLik indonesia serikat dan beLanda akan membentuk uni indonesia-beLanda dengan ratu beLanda sebagai ketuanya.

meskipun isi perundingan Linggajati masih terdapat perbedaan penafsiran antara indonesia dengan beLanda, akan tetapi kedudukan repubLik indonesia di mata internasionaL kuat karena inggris dan amerika memberikan pengakuan secara de facto.

6.      perundingan renviLLe

perbedaan penafsiran mengenai isi perundingan Linggajati semakin memuncak dan akhirnya beLanda meLakukan agresi miLiter pertama terhadap indonesia pada tanggaL 21 juLi 1947.

hasiL perundingan renviLLe baru ditandatangani pada tanggaL 17 januari 1948 yang intinya sebagai berikut.
1)      pemerintah ri harus mengakui kedauLatan beLanda atas hindia beLanda sampai pada waktu yang ditetapkan oLeh kerajaan beLanda untuk mengakui negara indonesia serikat (nis).
2)      akan diadakan pemungutan suara untuk menentukan apakah berbagai penduduk di daerah-daerah jawa, madura, dan sumatera menginginkan daerahnya bergabung dengan ri atau negara bagian Lain dari negara indonesia serikat.
3)      tiap negara (bagian) berhak tinggaL di Luar nis atau menyeLenggarakan hubungan khusus dengan nis atau dengan nederLand.

7.      persetujuan roem-royen

ketika dr. beeL menjabat sebagai wakiL tinggi mahkota beLanda di indonesia, ia mempunyai pandangan yang berbeda dengan van mook tentang indonesia. ia berpendirian bahwa di indonesia harus diLaksanakan pemuLihan kekuasaan pemerintah koLoniaL dengan tindakan miLiter. oLeh karena itu pada tanggaL 18 desember 1948 dr. beeL mengumumkan tidak terikat dengan perundingan renviLLe dan diLanjutkan tindakan agresi miLiternya yang kedua pada tanggaL 19 desember 1948 pada pukuL 06.00 pagi dengan menyerang ibu kota rL yang berkedudukan di yogyakarta.

pada tanggaL 7 mei 1949 mr. moh. roem seLaku ketua deLegasi indonesia dan dr. van royen seLaku ketua deLegasi beLanda yang masing-masing membuat pernyataan sebagai berikut.
1)      pernyataan mr. moh roem.
a.       mengeLuarkan perintah kepada “pengikut repubLik yang bersenjata” untuk menghentikan perang geriLya.
b.      sama daLam haL mengembaLikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan.
c.       turut serta daLam konferensi meja bundar di den haag dengan maksud untuk mempercepat “penyerahan” kedauLatan yang sungguh-sungguh dan Lengkap kepada negara indonesia serikat, dengan tidak bersyarat.


2)      pernyataan dr. van roye
a.       menyetujui kembaLinya pemerintah repubLik indonesia ke yogyakarta.
b.      menjamin penghentian gerakan-gerakan miLiter dan pembebasan semua tahanan poLitik.
c.       tidak akan mendirikan atau mengakui negara-negara yang berada di daerah-daerah yang dikuasai ri sebeLum tanggaL 19 desember 1948 dan tidak akan meLuaskan negara atau daerah dengan merugikan repubLik
d.      menyetujui adanya repubLik indonesia sebagai bagian dari negara indonesia serikat.
e.       berusaha dengan sungguh-sungguh agar konferensi meja bundar segera diadakan seteLah pemerintah ri kembaLi ke yogyakarta.

8.      konferensi meja bundar (kmb)

pada tanggaL 23 agustus sampai 2 november 1949 diadakanLah konferensi meja bundar di den haag (beLanda). sebagai ketua kmb adaLah perdana menteri beLanda, wiLLem drees. deLegasi ri dipimpin oLeh drs. moh. hatta, bfo di bawah pimpinan suLtan hamid ii dari pontianak, dan deLegasi be1anda dipimpin van maarseveen sedangkan dari unci sebagai mediator dipimpin oLeh chritchLey.pada tanggaL 2 november 1949 berhasiL ditandatangani persetujuan kmb. isi dari persetujuan kmb adaLah sebagai berikut.
1.      beLanda mengakui kedauLatan kepada repubLik indonesia serikat pada akhir buLan desember 1949.
2.      mengenai irian barat penyeLesaiannya ditunda satu tahun seteLah pengakuan kedauLatan.
3.      antara ris dan kerajaan beLanda akan diadakan hubungan uni indonesia – beLanda yang akan diketuai ratu beLanda.
4.      segera akan diLakukan penarikan mundur seLuruh tentara beLanda.
5.      pembentukan angkatan perang ris (apris) dengan tni sebagai intinya.

E.     perjuangan rakyat dan pemerintah di berbagai daerah daLam usaha mempertahankan kemerdekaan indonesia

kehadiran pasukan sekutu yang membawa orang-orang nica pada tanggaL 29 september 1945 sangat mencemaskan rakyat dan pemerintah ri. keadaan ini semakin memanas ketika nica mempersenjatai kembaLi bekas kniL yang baru diLepaskan dari tahanan jepang. para pejabat repubLik indonesia yang menerima kedatangan pasukan ini karena menghormati tugas. mereka menjadi sasaran teror dan percobaan pembunuhan. oLeh karena itu sikap pasukan sekutu yang tidak menghormati kedauLatan negara dan bangsa indonesia ini dihadapi dengan kekuatan senjata, oLeh rakyat dan pemerintah. di beberapa daerah muncuL perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan sebagai berikut.

 

1.      pertempuran surabaya

pada tanggaL 25 oktober 1945 brigade 49 di bawah pimpinan brigadir jenderaL a w.s. maLLaby mendarat di peLabuhan tanjung perak surabaya.
kemudian antara wakiL-wakiL pemerintah ri dan birgjen aw.s. maLLaby mengadakan pertemuan yang menghasiLkan kesepakatan sebagai berikut.
1)      inggris berjanji mengikutsertakan angkatan perang beLanda.
2)      disetujui kerja sama kedua beLah pihak untuk menjamin keamanan dan ketenteraman.
3)      akan dibentuk kontak biro agar kerja sama berjaLan Lancar.
4)      inggris hanya akan meLucuti senjata jepang.

pada tanggaL 26 oktober 1945 pasukan sekutu meLanggar kesepakatan terbukti meLakukan penyergapan ke penjara kaLisosok. mereka akan membebaskan para tawanan beLanda di antaranya adaLah koLoneL huiyer. tindakan ini diLanjutkan dengan penyebaran pamfLet yang berisi perintah agar rakyat surabaya menyerahkan senjata-senjata mereka. rakyat surabaya dan tkr bertekad untuk mengusir sekutu dari bumi indonesia dan tidak akan menyerahkan senjata mereka. kontak senjata antara rakyat surabaya meLawan inggris terjadi pada tanggaL 27 oktober 1945.

pasukan sekutu di bawah pimpinan jenderaL mansergh mengerahkan satu divisi infantri sebanyak 10.000 – 15.000 orang dibantu tembakan dari Laut oLeh kapaL perang penjeLajah “sussex” serta pesawat tempur “mosquito” dan “thunderboLt”.

daLam pertempuran di surabaya ini seLuruh unsur kekuatan rakyat bahu membahu, baik dari tkr, pri, bpri, tentara peLajar, poLisi istimewa, bbi, ptkr maupun tkr Laut di bawah komandan pertahanan kota, soengkono. pertempuran yang berLangsung sampai akhir november 1945 ini rakyat surabaya berhasiL mempertahankan kota surabaya dari gempuran inggris waLaupun jatuh korban yang banyak dari pihak indonesia. oLeh karena itu setiap tanggaL 10 november bangsa indonesia memperingati hari pahLawan. haL ini sebagai penghargaan atas jasa para pahLawan di surabaya yang mempertahankan tanah air indonesia dari kekuasaan asing.

2.      pertempuran ambarawa

kedatangan sekutu di semarang tanggaL 20 oktober 1945 dibawah pimpinan brigadir LenderaL betheL semuLa diterima dengan baik oLeh rakyat karena akan mengurus tawanan perang.

3.      pertempuran medan area dan sekitarnya

berita prokLamasi kemerdekaan baru sampai di medan pada tanggaL 27 agustus 1945. haL ini disebabkan suLitnya komunikasi dan adanya sensor dari tentara jepang. berita tersebut dibawa oLeh mr. teuku m. hassan yang diangkat menjadi gubernur sumatra. ia ditugaskan oLeh pemerintah untuk menegakkan kedauLatan repubLik indonesia di sumatera dengan membentuk komite nasionaL indonesia di wiLayah itu.

 

F.     kronoLogi berbagai peristiwa penting baik di tingkat pusat maupun daerah daLam usaha mempertahankan kemerdekaan indonesia

daLam mempertahankan kemerdekaan indonesia terjadiLah peristiwa-peristiwa baik di tingkat pusat maupun daerah. peristiwa-peristiwa tersebut di antaranya bandung Lautan api, puputan margarana, peristiwa westerLing di makassar, dan serangan umum 1 maret 1949.

1.      bandung Lautan api

pada tanggaL 17 oktober 1945 pasukan sekutu mendarat di bandung. pada waktu itu para pemuda dan pejuang di kota bandung sedang gencar-gencarnya merebut senjata dan kekuasaan dari tangan jepang. oLeh sekutu, senjata dari hasiL peLucutan tentara jepang supaya diserahkan kepadanya.
bahkan pada tanggaL 21 november 1945, sekutu mengeLuarkan uLtimatum agar kota bandung bagian utara dikosongkan oLeh pihak indonesia paLing Lambat tanggaL 29 november 1945 dengan aLasan untuk menjaga keamanan. oLeh para pejuang, uLtimatum tersebut tidak diindahkan sehingga sejak saat itu sering terjadi insiden dengan pasukan-pasukan sekutu.

2.      puputan margarana

saLah satu isi perundingan Linggajati pada tanggaL L0 november 1946 adaLah bahwa beLanda mengakui secara de facto repubLik indonesia dengan wiLayah kekuasaan yang meLiputi sumatera, jawa, dan madura. seLanjutnya beLanda harus sudah meninggaLkan daerah de facto paLing Lambat tanggaL 1 januari 1949.

3.      peristiwa westerLing di makassar

sebagai gubernur suLawesi seLatan yang diangkat tahun 1945, dr. g.s.s.j. ratuLangie meLakukan aktivitasnya dengan membentuk pusat pemuda nasionaL indonesia (ppni). organisasi yang bertujuan untuk menampung aspirasi pemuda ini pernah dipimpin oLeh manai sophian. sementara itu pada buLan desember 1946 beLanda mengirimkan pasukan ke suLawesi seLatan di bawah pimpinan raymond westerLing. kedatangan pasukan ini untuk “membersihkan” daerah suLawesi seLatan dari pejuang-pejuang repubLik dan menumpas perLawanan rakyat yang menentang terhadap pembentukan negara indonesia timur.

4.      serangan umum 1 maret 1949

ketika beLanda meLancarkan agresi miLiternya yang kedua pada buLan desember 1948 ibu kota ri yogyakarta jatuh ke tangan beLanda. presiden soekarno dan wakiL presiden moh. hatta beserta sejumLah menteri ditawan oLeh beLanda. beLanda menyatakan bahwa ri teLah runtuh. namun di Luar perhitungan beLanda pada saat yang krisis ini terbentukLah pemerintah darurat repubLik indonesia (pdri) di buktitinggi, sumatera barat. di samping itu sri suLtan hamengkubuwono ix sebagai kepaLa daerah istimewa yogyakarta tetap mendukung ri sehingga masyarakat yogyakarta juga memberikan dukungan kepada ri.
pimpinan tni di bawah jenderaL sudirman yang sebeLumnya teLah menginstruksikan kepada semua komandan tni meLaLui surat perintah siasat no.1 buLan november 1948 isinya antara Lain:
1)      memberikan kebebasan kepada setiap komandan untuk meLakukan serangan terhadap posisi miLiter beLanda;
2)      memerintahkan kepada setiap komandan untuk membentuk kantong-kantong pertahanan (wehrkreise); dan
3)      memerintahkan agar semua kesatuan tni yang berasaL dari daerah pendudukan untuk segera meninggaLkan yogyakarta untuk kembaLi ke daerahnya masing-masing (seperti devisi siLiwangi harus kembaLi ke jawa barat), jika beLanda menyerang yogyakarta. untuk pertahanan daerah yogyakarta dan sekitarnya diserahkan sepenuhnya kepada pasukan tni setempat yakni brigade 10 di bawah LetkoL soeharto.

G.    faktor-faktor yang memaksa beLanda keLuar dari indonesia

sebenarnya faktor-faktor apa saja yang memaksa beLanda harus keLuar dari indonesia?



a.      faktor dari daLam
1)      dari daLam negeri indonesia, beLanda menyadari bahwa kekuatan miLiternya tidak cukup kuat untuk memaksa ri tunduk kepadanya.
2)      perang yang berkepanjangan mengakibatkan hancurnya perkebunan dan pabrik-pabrik beLanda. untuk menghindarkan haL itu beLanda harus mengubah strateginya.
3)      beLanda tidak mendapat dukungan poLitik dari daLam negeri indonesia. ketika membujuk suLtan hamengkubuwono ix untuk menjadi pemimpin sebuah negara di jawa maka ditoLaknya.
4)      para pejuang repubLik indonesia terus meLakukan perang geriLya dan serangan umum.

b.      faktor dari Luar
pbb dan amerika serikat mengambiL sikap yang Lebih tegas terhadap beLanda. amerika serikat mengancam akan menghentikan bantuan pembangunan yang menjadi tumpuan perekonomian beLanda. dengan adanya faktor-faktor di atas maka diseLenggarakanLah kmb yang bermuara diakuinya kedauLatan repubLik indonesia serikat pada tanggaL 27 desember 1949 sehingga memaksa beLanda keLuar dari bumi indonesia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar